Suatu malam di sebuah cafe seorang pelawak bersiap memberikan lelucon di atas podium yang menghadap pengunjung. dengan nada santai dia berbicara dengan lagak yang lucu sehingga membuat semua pengunjung kafe tertawa terbahak-bahak. Setelah selesai, dia pun duduk di belakang podium untuk beristirahat. Dan tak berselang lama, dia berdiri dan membawakan lelucon dengan materi itu lagi, kini yang tertawa tak sebanyak yang di awal. setelah merasa cukup, pelawak duduk kembali. Setelah beristirahat sedikit, dia pun berdiri dan menyampaikan leluconnya lagi, tetapi tak satupun pengunjung yang tertawa bahkan tersenyum barang sedikit.

Kini pengunjung mulai kecewa dan ada salah satu diantara mereka berteriak meminta pelawak itu turun. dengan kepala menunduk, dia pun melangkah layu. Namun, sebelum turun dan sebelum meletakkan mikrofon, pelawak dengan santai berkata,

Jika untuk tertawa saja kita hanya sekali, lalu untuk apa kesedihan yang berulang-ulang

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

"ilmu kira-kira" dalam pendidikan

“ ibu anak saya sekarang usianya 3 tahun bu, tapi kerjaannya corat-coret kertas melulu itu kenapa yak?” Tanya orangtua kepada seorang yang belajar ilmu pendidiakan anak. “ sebentar bu saya lihat catetan teori perkembangan….” Setelah melihat seorang ahli itu mengatakan “menurut catatan saya, anak sedang mengalami masa perkembangannya bu, itu anak sedang mengembangkan motorik halusnya, arahkan saja dengan mencoret-coret bu, sediakan kertas dan pensil sebagai alat ekspresi anak tersebut”. Itulah jawaban seorang yang belajar ilmu pendidikan anak.


Yayaya… itulah fenomena yang terjadi ditengah masyarakat kita, selalu menduga-duga sebuah masalah. Kayaknya ilmu yang jujur hari ini hanyalah ilmu perakiraan cuaca yak, karena disana jelas meyebutkan, ini adalah hasil perakiraan yang menggunakan ilmu ‘kira-kira’,, hhmmm…. Tapi kenapa yak ilmu-ilmu yang lain enggan disebut dengan ilmu ‘kira-kira’?.


Hal ini pernah saya lontarkan kepada teman saya yang juga belajar dibidang yang sama, beliau sempat tidak setuju dengan pernyataan ini. dia bilang ini hanya leluconan mahasiswa saja.

Heheheheee… tunggu dulu brother insyaAllah saya akan pertanggungjawabkan kata-kata saya dengan sedikit ilmiah kok yaa walaupun sedikit, tapi kita bisa sama-sama menilai, pantas gak yak jika disebut dengan ‘ilmu perakiraan’. Hehe lucu kali yak.


Mari kita bahas…


Saya ambil contoh sejarah seorang bapak ilmu perkembangan bernama JJ Rousseau yang hidup di abad 17 M. ya beliau adalah bapak deveplomentalis. Hari ini karya beliau itu di ikuti ilmuan sekelas Montessori, piaget, dsb. Ya, namanya juga bapak deveplomentalis. Tapi yang menariknya saat saya membaca biografi beliau, wuuiiihhhh…. Kaget betul dengan kelakuan hidup beliau. Ya hal yang saya pandang itu mustahil untuk dilakukan seorang sekelas Rousseau, ternyata itu ada di dalam sejarah-nya. Hehe jadi inget penggalan lagu “….kelakuan sikucing garong”.


sebenarnya Apa sih yang dilakukan bapak deveplomentalis kita?


Dalam sejarah, beliau dibesarkan dari keluarga sederhana, ibunya meninggal saat melahirkan beliau, dan sejak itu diasuh oleh bibinya. Rousseau tumbuh menjadi anak yang pendiam, karena intervensi dari keluarga sehingga masa kecilnya dihabisakan dengan membaca novel milik ibunya. Tapi siapa sangka , anak pendiam ini saat tumbuh menjadi seorang remaja sudah mulai belajar cara menaklukan perempuan, maka sejak itu Rousseau sudah mulai menggaet perempuan2 kerajaan untuk menjadi pemasok keuangan hidupnya…. Hehehe sang ilmuan penggaet wanita.


lalu yang lebih diluar akal nalar saya adalah, usia 33 tahun, bapak deveplomentalis ini menghamili seorang budak tukang cuci.. wuuiiihhhh…. Menghamili?? dan yang lebih luar biasanya lagi, dari hasil hubungan itu didapatkan 5 anak, dan semua anak itu dibuang di depan panti Negara ( tempat pembuangan anak yang lahir bermasalah). Dan rousseau belum sempat memberikan nama anaknya… hohohoho…. Kelakuannya seorang bapak deveplomentalis… saya teringat sebuah cerita tentang bagaimana seorang ulama yang tertolak atau diragukan perawian haditsnya hanya gara-gara tidak jadi memberikan makan ke kambing. Heheheeee.. padahal sederhana banget yak, hanya tidak jadi memberikan makan kambing, tetapi hadits yang di rawikan itu langsung diragukan. ya karena ulama itu harus terjaga dalam hal-hal yang buruk, agar ilmu atau karyanya dapat berkah dari Allah. Namun jika ada orang yang sudah menghamili ditambah membuang anaknya??? Hehehe apa pantes orang ini bicara tentang anak yak??. Waahhh bisa jadi ilmu itu gak akan berkah kali yak, atau bisa jadi ilmu itu tingkat kebenarannya diragukan bahkan tidak ada kebenarannya.


Lalu dimana tentang ilmu kira-kiranya?


Naah ini, dalam sejarah rousseau itu memunculkan sebuah buku yang sangat fenomenal dengan judul Emile. Karya ini berisi tentang pengamatan Rousseau terhadap anak asuhannya. Tapi terjadi perbedaan antara ilmuan yeng berkaitan anak yang diasuh rousseau itu anak sungguhan atau anak khayalan?? Nahh loh…. Itu aja masih di perdebatkan.. seandainya anak ini adalah anak sungguhan, sepertinya rousseau hanya memperkirakan perkambangan waktu ke waktu anak ini, tapi yang lebih parahnya lagi adalah jika anak ini anak khayalan?? heheheeee berarti cara pembuatan karyanya hanya menggunakan imajinasi seorang rouessau. Betul gak??


"Ilmu Perkiraan" atau "ilmu Khayalan"


Jundi Rabbani_Pesantren Guru

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tentang sebuah janji

Pernahkan melakukan percobaan sederhana dalam kelas IPA semasa sekolah ? prinsipnya setiap percobaan ialah membuktikan hasil teoritis dari sebuah ilmu ataupun topik tertentu. Misalnya percobaan sederhana mengenai gravitasi dengan sebuah bandul, dengan teori (sebuah persamaan) yang menghubungkan dengan periode bandul dengan gravitasi, nantinya hasil perhitungannya akan sekitar 9,8 m/s2 (di bumi). Sebuah pelajaran berarti ketika percobaan menepati ‘janji’ dari sebuah teori. Ya itulah sifat alamiah alam menepati janji.


Suatu ketika ada seorang pemuda musafir datang asing dari luar mekah bermaksud untuk melaksanakan umrah di zaman ke khalifahan Umar bin Khatab, di perjalannya unta miliknya memakan kebun seorang kakek, merasa kebunnya terancam lalu sang kakek membunuhnya. Hingga pemuda itu marah dan membunuh kakek itu.


keluarga sang kakek menuntuk qisas pada amirul mukminin Umar bin khatab, dan tiada pilihan lain pada pemuda itu untuk menerima hukuman itu. Kemudian pemuda itu meminta syarat, untuk pulang ke kampung halamannya dan meminta izin kepada ibunya karena pemuda ini meminta izin pada ibunya untuk bermusafir. Tetapi Umar bin Khatab, mengajukan syarat untuk ada seorang yang menjamin dirinya, jikalau pemuda itu tida menepati janji maka penjaminnya yang akan menerima qisas. Semua penduduk mekah tidak ada yang mau, hingga ada seorang sahabat utama memecah keheningan, Abu Dzar Al-Ghiffari berani menjamin pemuda itu. Benar saja keberanian abu Dzar menjamin pemuda itu menjadi perbincangan karena berani menjamin pemuda yang bukan dari mekah dan tidak diketahui asal usulnya.


Pada hari yang disepakati pemuda itu ditunggu, namun tidak kunjung datang hingga hari menjelang sore, terlihat kepulan debu sambil ditengahnya seorang pemuda menaiki unta denga tatapan wajah serius, ia sedang terburu-buru. Umar bertanya kepada pemuda itu,


“Mengapa kau kembali lagi ke sini anak muda? Padahal kau bisa menyelamatkan diri?”, Pemuda itu menjawab, “Wahai Amirul Mukminin, aku

datang ke sini agar jangan sampai orang-orang berkata bahwa tidak ada lagi orang yang menepati janji di kalangan umat Islam.”


Lalu, Umar melangkah ke arah Abu Dzar Al-Ghiffari dan berkata, “Dan kau wahai Abu Dzar, bagaimana kau bisa yakin menjamin pemuda ini padahal kau tidak mengenalnya?”Abu Dzar menjawab, “Aku lakukan itu agar orang-orang tidak mengatakan bahwa tidak ada lelaki jantan yang bersedia berkorban untuk saudaranya seiman dalam umat Muhammad SAW.”


Mendengar itu semua,keluarga kakek yang terbunuh itu berkata, mencabut tuntutan qisasnya ,“Ini kami lakukan agar orang tidak mengatakan bahwa tidak ada lagi orang berjiwa besar yang mau memaafkan saudaranya di kalangan umat Muhammad SAW”.

Pelajaran penting untuk kita, janji ialah hal yang harus kita tepati karenaya mari perbaiki diri kita tidak terkecuali “Tentang Janji”.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Buat para AKHWAT

-taken from www.mujahidcool.multiply.com-

Hai cewek, ups! Oh Assalamu’alaikum ukh, salam ukhuwah! Haha… gua hanya niru apa yang biasa eh eh ikhwan yang ucapkan kepada ukhti, hmm… untuk nyebutnya kadang gua ga bener maklumlah bahasa Arab guakan ga pernah belajar, baca Iqro aja plentat-plentot, tapi yang penting keliatan kalo gua ikhwan deh.

Kenapa kalian bisa begitu mempesona dibalik pakaian besar kalian? Gua ga pernah bisa ngerti itu, padahal enakan kalo gua liat cewek baju ketat with short pant uhuuuyyy … apalagi bodi dan mukanya lumayan, yah paling enggak bisa dibanggain kalo diajak jalan. Tapi melihat kalian dengan pakaian besar kalian membuat gua tertarik

Sangat tertarik, apakah dibalik itu semua tubuhmu kudisan? Haha… gua rasa enggak, muka kalian begitu bersih dan kalian sepertinya ga mudah untuk ditaklukkan, dan bener juga kalian begitu susah ditaklukkan. Kenapa bisa sih?Gak mungkin gara-gara jubah guede yang kalian pake kan?

Kau tau, untuk mendapatkan wanita kebanyakan diluar sana begitu mudahnya, gua ajak makan bareng udah bisa cium pipi, gua ajak nonton minimal dapet kissing kalo udah beli coklat dan bunga berarti gua boleh petting dan haha.. ga perlu diceritakan kelanjutannya, yang pasti kalo udah bosen tinggal selingkuh aja, ketahuan juga bodo, tinggal cari lagi.

Hei manis, tahukah sealim apapun kalian , gua udah tau kelemahan wanita, karena kalo gua ga tau kelemahan kalian begitu susah mendekati kalian. Hmm… kenapa gua ajak kenalan langsung lu nolak? Minta nomor telepon apalagi? Hadoh susah juga nih, walaupun gua dapet nomor telepon lu, lu juga ga mau bales ataupun angkat telepon gua.

Tapi gua tau, seperti yang kalian bilang dimana ada niat pasti Allah kasih jalan, dan gua udah niat harus bisa menaklukkan kalian . Dan aha! Ternyata begini cara menaklukkan kalian, ternyata kalian disebut akhwat dan yang cowoknya disebut ikhwan, walaupun lidah gua ga biasa ngucapinnya.
Mulailah gua menelusuri apa itu ikhwan?. Hmm… orang yang kerjaannya ngaji, pake celana ngatung, yah kalo punya jenggot tipis juga gapapa, hoho.. itu mudah gua lakukan, lalu apalagi?hmm… cara ngomongnya lain, kalo ngobrol ama lawan jenis nunduk (apa cari duit jatoh?), entahlah yang penting gua ikut dulu

Dalam waktu dua minggu berubahlah gua seperti ikhwan, plus facebook dan blog gua terlihat islami, dan mulailah gua mencoba mendekati kalian. Ingatkah pertama kali kita kenalan? Gua ucapkan hadist sebagai ukhuwah kita, dengan manis gua bilang “Salam ukhuwah yaa ukhti” , dan kau balas gitu juga.

Mulailah jerat itu gua pasang, kau berani kasih nomor telepon ke gua, dengan itu gua bisa sms kau dini hari untuk sholat tahajud, padahal gua ga sholat dan kebetulan ada petandingan sepakbola haha… sambil nyelam nyari ikan, kan gua kucing air! Hmm… memang susah juga menaklukkan kau, gua harus berkorban banyak nih.

Mulailah gua menelpon buat berdiskusi dan tukar pikiran , tentu aja gua juga stanby di internet biar gua bisa cari jawabannya di internet. Oh gua baru tahu ada namanya kegiatan keagamaan dikampus, ya udah gua juga ikut deh dan duduk deket tirai pembatas, siapa tau kebetulan kau bisa liat gua ada .

Pulang ngaji gua coba ajak pulang bareng naik motor , dengan alesan udah malem gag baek kalo pulang sendiri, haha… kau mau, Yes ! Haha.. ternyata ga terlalu sulit untuk dekat dengan kau, hanya cukup memasang topeng yang kau suka dan kau akan luluh, tinggal gua serang kelemahan setiap wanita yaitu kupingnya.

Walaupun banyak kata-kata yang ga ngerti, tapi gua yakin ini bentuk rayuan maut buat kau, hehe… emang aneh sih sms padahal gag ada kata-kata yang ngerayu misal INU IMU ILU atau sebagainya tapi Cuma kutipan hadist ama Qur’an plus kata-kata bijak dan penyemangat, tapi kenapa bisa bikin kalian luluh? Dasar wanita!

Tahukah kau, saat kau memakai kaus kaki yang terlalu pendek atau bahkan ga sama sekali, terlihatlah betis mu yang indah itu disaat mengendarai motor dan berhenti, padahal gua sering lihat betis bahkan paha wanita tapi kenapa lihat yang ini berbeda? Mungkin gara-gara kau umpetin terus.

Saat kau memakai tas ransel , tanpa kau sadari talinya membuat bentuk tubuhmu terlihat, serrrr….slerp hajar bleh! Apalagi kalau ga pake gamis sadar atau enggak bagian pinggang dan pinggul itu ketat karena roknya…hmmm, Yummy! Kata Chio “kapan lagi liat barang mahal di obral” mantap deh hahaha…ga ngeh kan?

Ga itu aja kok, kalo gua liat lu pake baju yang gelap terus pasti gua tegor “Ukh, kok gelap terus? Kan ga cerah, memang lagi berkabung ya?” dan mulailah dengan instingmu yang pandai berdandan kau akan menggunakan warna cerah agar dilihat oleh gua, haha… lumayan pemandangan bagus buat orang lain bisa gua nikmatin.

Apalagi kalau kalian udah berani pajang muka di internet hahahai… biasanya lebih mudah dibujuk tuh hehehe, tapi gag seru dengan yang itu, gua mau incer yang bener-bener tertutup , pasti lebih tertantang, kapan lagi sih gua bisa menaklukan cewek eh akhwat kek gitu? Suatu prestasi tersendiri dan naikin derajat gualah .

Sial, kenapa ga ada pacaran islami , pacarannya di masjid gitu kalo gag pacaran lagi demo di jalanan, tapi gua ga nyerah kok, kenapa gua ga coba ta’aruf aja dulu, yah khitbah juga jadi deh, dengan alasan ntar aja gua nikahin kalo udah lulus kuliah dan udah dapet kerja mapan plus kendaraan dan rumah sendiri.

Biarin lama, yang penting gua kek janji dulu , dengan gitu gua bisa tuker biodata, bisa smsan, teleponan, bahkan chatting pake webcam malem-malem haha… ternyata kau tetap wanita yang mempunyai hati yang lemah, sehingga mudah luluh dengan apapun, ahh… untung –untung gua bisa melakukan lebih dengan ini, dan gua yakin bisa!

Gua tau setebal apapun iman kau, hati kau tetap lemah, dan mudah luluh dan gua akan terus mengintai dari situ, mencari celah untuk masuk dan menaikkan pasaran gua sebagai orang yang pernah pacarin wanita yang terkenal alim, hahaha… siapin dirimu!


..bener2 sesuatu yang ga disadari.. ad ya orang keq gtu..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Fanatik ?! Bagus ga sih?

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pada kesempatan kali ini,ada beberapa hal yang ingin saya bahas sebenarnya,tapi marilah kita mulai dari topik yang satu ini dulu,yaitu FANATIK.

FANATIK? Sebenarnya apa sih FANATIK itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,kata fanatik itu berarti teramat kuat kepercayaan (keyakinan) thd ajaran (politik, agama, dsb) atau kita biasa mengenalnya dengan sebutan “nge-fans”.

Lalu,apa yang salah dari fanatik itu sendiri? Masalah dari fanatik sebenarnya akan kembali kepada masing-masing individu lagi. Coba saja misalnya kalau kita melihat berita beberapa bulan yang lalu ketika artis anyar dari Amerika Serikat,Justin Bieber menggelar konser di Indonesia. Apa yang terjadi? Banyak para anak gadis tanggung yang seakan menjadi “gila” karena kedatangan artis tersebut. Sedangkan kalau ditilik kembali,seandainya kita mengidolakan sesuatu maka alangkah baiknya jika kita pun mengetahui bibit,bebet dan bobot nya (minimal latar belakang idola kita tersebut ataupun hal-hal baik apa yang dapat ditiru). Mengapa minimal kita mengetahui latar belakang idola kita tersebut? Barangkali saja idola kita itu dulunya adalah seorang yang pernah melakukan tindakan tidak terpuji ataupun lainnya sedangkan saat ini,kita hanya dapat mengaguminya saja akibat (misalnya) suaranya yang bagus atau yang paling sering terjadi karena dia tampan. (Terima kasih :D ) Bukan elooo!!

Eit,tunggu dulu,ada satu buah hal penting yang harus dipisahkan dengan jelas batasannya. Yup,antara “nge-fans” dengan “mengagumi” itu memang beda tipis. Kalo dari penafsiran saya sendiri,jikalau kita nge-fans terhadap seseorang,maka kita akan mengikuti hal baik yang orang tersebut miliki dan lakukan. Namun jika hanya sebatas mengagumi,kita hanya bisa menikmati dan kagum saja terhadap orang itu karena kemampuan yang kita miliki sudah pasti tidak akan bisa menyamai apa yang telah ia raih.

Oke,itu tadi dari segi penafsiran saya. Kalo menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, mengagumi itu berarti tercengang/takjub akan hal tertentu. Sedangkan nge-fans dalam KBBI memiliki bentuk lain sebagai “memfanatiki” yang berarti meyakini (ajaran, kepercayaan, dsb) dengan teramat kuat.

Masalahnya adalah dalam cara kita memandang sesuatu. Ketika kita sudah terlalu fanatik akan suatu hal,maka kita akan selalu berusaha membuat sebuah “pembenaran” dan “pembelaan” atas apa yang kita yakini. Dan itu akan membuat daya jelajah pemikiran anda akan semakin sempit. Hal ini dikarenakan dunia anda hanyalah sebatas pada apa yang anda yakini dengan sangat kuat. Dan sekalipun yang anda yakini itu melakukan kesalahan,maka anda akan menutup mata anda dan menganggap bahwa itu hanyalah sebuah kesalahan biasa. Dan semakin lama pun dunia anda hanya akan dipenuhi dengan bagaimana “sesuatu” itu menguasai seluruh kehidupan anda. Dan orang yang fanatik,biasanya cenderung mengulang-ulang apa yang baik dari “hal itu” agar orang lain melupakan kesalahan ataupun kekurangan yang dimiliki oleh “hal itu”.

Setelah kita melihat dan mengetahui makna dari kata fanatik seperti yang tercantum diatas dan juga kita melihat karakteristik orang yang fanatik serta kerugiannya,ada baiknya jika kita dapat lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan ini ke depannya. Karena satu hal yang pasti,sesuatu yang berlebihan itu sangatlah tidak baik bagi diri kita sendiri. Contohnya karena mencintai berlebihan,maka timbul perasaan GALAU (curhat ya?). Atau jika kita meyakini sesuatu secara berlebihan sebagai sumber kebahagiaan kita,maka saat kita tidak dapat meraihnya kita akan mengalami depresi dan tak jarang banyak yang bisa menjadi hilang kesadarannya a.k.a gila. Bahkan beribadah secara berlebihan pun tidak dianjurkan dalam agama..Hiiii,,ceyeeem ._.

Sooo,,marilah kawan kita berusaha untuk menjaga hati dan menata diri kita agar kita senantiasa terjaga keseimbangan antara pikiran,perbuatan dan keimanan supaya kita dapat terus bertahan mengarungi luasnya samudra kehidupan yang tak bertepi ini :D.

Wassalam.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Lomba Menulis "Rohis Mengawal Moral Bangsa"

Assalamualaikum…

Yuk ikuti Lomba Menulis Islamedia : Rohis Mengawal Moral Bangsa
Belakangan ini isu-isu miring menerpa Rohis Sekolah dan Rohis Kampus dengan pernyataan-pernyataan yang tidak mendasar. Padahal telah banyak kebaikan-kebaikan yang dihasilkan dari rohis-rohis di sekolah-sekolah dan kampus-kampus yang telah eksis saat ini.
Isu-isu tersebut akhirnya mebuat cemas beberapa orang tua ketika anaknya belajar islam di rohis-rohis sekolah dan kampus yang ada. Padahal rohis adalah lembaga yang mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah dan kampus karena efek pengembangan diri positif yang dihasilkan.
Kemudian, hayuk kita menulis tentang rohis di sekolahmu dan juga di kampus-kampus tempat kamu menimba pendidikan saat ini, bagaimana efek positif dan negatifnya yang kamu rasakan, dan benarkah Rohis sejalan dengan isu-isu negative yang ada saat ini?

Bagaimana caranya???

Persyaratan Umum

1. Peserta dibuka untuk tingkat Siswa, Mahasiswa, dan Umum
2. Karya tak akan digunakan panitia tanpa izin pengirim.
3. Karya yang dikirim tidak akan dikembalikan.
4. Jumlah karya yang dikirimkan tak dibatasi.
5. Karya yang dikirim orisinal, bukan karya orang lain, bukan jiplakan, bukan hasil copy-paste karya orang lain.

Tema


Semua karya harus bertema:
Rohis Mengawal Moral Bangsa”

Persyaratan Khusus
  1. Panjang tulisan minimal 1 halaman A4 dengan margin 2 cm (atas bawah kanan kiri), huruf Times new roman ukuran 12 (No spacing)
  2. Gaya penulisan menekankan pada topic UMUM DAN SEKITAR KEHIDUPAN PESERTA BERINTERAKSI DENGAN ROHIS.
  3. Karya yang dikirmkan harap mencantumkan peserta tingkat.
  4. Cantumkan : Nama asli, Alamat email, alamat rumah, sekolah (bagi tingkat siswa)/kampus (bagi mahasiswa)/pekerjaan (bagi umum), dan nomor yang bisa dihubungi.
Pengiriman Karya

Karya dikirimkan ke:
Email : redaksi_islamedia@yahoo.com

Hadiah Tiap Kompetisi
Tulisan terbaik untuk tingkat Siswa, Mahasiswa, dan Umum akan mendapatkan hadiah menarik dari Islamedia.

Tim Penilai Tulisan:
  1. Akmal Sjafril, penulis buku "Islam Liberal 101"
  2. Eko Novianto, penulis buku "Sudahkah Kita Tarbiyah"
  3. Salim A Fillah, penulis buku "Dalam Dekapan Ukhuwah"
Ayuk, ditunggu apalagi, Islamedia menantikan karya-karyamu.
Mari kita tunjukkan Rohis adalah pengawal moralitas bangsa ini.

http://www.islamedia.web.id/2011/05/lomba-menulis-rohis-mengawal-moral.html

nb: buat anak sman 21 yang mau ikut, jangan lupa kontak ke rohis21 dulu ya :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

LOKETA Intern ROHIS21 dan Seminar Workshop ROHIS21

Insya Allah akan diadakan loketa di SMAN 21, pada tanggal 21 Mei 2011 :)

Di Loketa ROHIS21 ini, kami mengadakan berbagai lomba bertema islami yang menarik dan seru pastinya :)
Murid-murid dari kelas X dan XI diharapkan dapat berpartisipasi dalam lomba-lomba tersebut. Kami juga menyiapkan beberapa hadiah untuk para juara lomba nanti :)

Kategori Lombanya :

* Cerdas Cermat ---> PJ : Akbar XI IPA 2

* Adzan ----> PJ : M. Ikhsan XI IPA 1
catatan : adzan subuh.

* Puisi -----> PJ : Faradis XI IPA 3
catatan : Puisi telah disediakan panitia dan peserta dipersilakan untuk memilih.

* Tilawah ----> PJ: Ikhsan Nurmansyah XI IPA 2

* Kreasi Kerudung ----> PJ: Shofia safira XI KI
catatan: model dari peserta sendiri, lalu dipresentasikan, tema bebas, namun harus sesuai dengan syariat islam, baju disesuaikan.

* Kaligrafi -----> PJ: M. Rafdli XI IPA 2

* Tausiyah----> PJ: Yusuf XI IPA 2

* Nasyid -----> PJ : Adimas XI IPA 4

* Band Islami ---> PJ : Reza XI KI

* Fotografi ---> PJ : Kristal Lensi XI KI
catatan: peserta diberi waktu 1 minggu untuk memotret, lalu dikumpul pada saat LOKETA. Hasil foto ada dua, yang pertama dicetak dengan ukuran 10R, yang kedua dalam bentuk softcopy (USB / flashdisk)

* Mading---> PJ : Ismya H. XI IPA 3
catatan : temanya peran pemuda islam di zaman modern.

Syukron atas kehadiran dan partisipasinya dalam acara ini :))

Eits, tunggu dulu. Terus buat murid-murid yang bukan peserta gimana? enggak bisa ikut? oh tidak bisa.. eh salah, maksudnya bisa. Yang bukan peserta, bisa mengikuti acara seminar workshop yang diadakan bersamaan dengan LOKETA ROHIS21, yaitu seminar yang berjudul:

~Remaja Gemilang Menyongsong Masa Depan~

Ehm, cuma nanya aja nih, apa kamu pernah galau dan stres--menghabiskan waktu berjam-jam untuk memikirkan masa depan yang tidak terduga dan membingungkan?

untuk masa depan mu yang lebih cerah, hadirilah seminar ini!! dijamin menyenangkan sekaligus dapat memotivasi diri kalian semua :)

Jangan mau dibilang madesu! ayo kumpulkan skill untuk menghadapi kendala mulai dari pelajaran, UN, Kuliah, sampai pekerjaan!

Seminar Fee: GRATIS~! (bahkan kalo beruntung bisa dapat hadiah)

Who should attend:
- Kelas 10 yang dari awal ingin terarah dan sukses
- Kelas 11 yang sudah sebentar lagi kelas 12
- Alumni yang bisa meluangkan waktunya untuk menambah pengetahuan

Ini merupakan salah satu INSPIRASI untuk menghadapi Ujian Nasional yang belum pernah kamu dapatkan ditempat manapun!

Who shouldn't attend:
- Kelas 10 yang dari awal tidak ingin terarah dan sukses
- Kelas 11 yang tidak peduli dengan UN
- Alumni yang tak bisa meluangkan waktunya

Yang akan anda dapatkan:
• Lifeskill
• Semangat baru
• Ilmu mengenai Masa Depan
• Lebih terarah walaupun masih Remaja

Tempat : Aula SMAN 21
Waktu : 09.00
(mohon datang 30menit lebih awal untuk menghindari penundaan)

Seminar Leader : Ust. Haris Islam (Master Syariah Business Coach; Dinar Coach International & Fasilitator Ummat Terbaik Hidup Berkah)

nb: buat teman-teman yang mau datang ke seminar ini, mohon dibawa ya alat tulisnya :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS